Living in a whole damn colorful word

What doesn't kill me makes me stronger.

  • 23rd August
    2014
  • 23
  • 22nd August
    2014
  • 22
  • 22nd August
    2014
  • 22
lionofallah:

In Islam, the relationship between husband and wife is a strong bond to be nurtured with kindness, love and mercy. It is so significant that Allah Almighty mentions it in the Qur’an as one of His great signs in the world:
{And of His signs is that He created for you from yourselves mates that you may find tranquility in them; and He placed between you affection and mercy. Indeed in that are signs for a people who give thought} (Ar-Rum 30:21)
Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him) is the role model for every Muslim in all aspects of life. When you read about the Prophet’s treatment of his wives, you will be amazed by the great level of care, gentleness, love and compassion he showed them. More Inspiration | www.LionofAllah.com

lionofallah:

In Islam, the relationship between husband and wife is a strong bond to be nurtured with kindness, love and mercy. It is so significant that Allah Almighty mentions it in the Qur’an as one of His great signs in the world:

{And of His signs is that He created for you from yourselves mates that you may find tranquility in them; and He placed between you affection and mercy. Indeed in that are signs for a people who give thought} (Ar-Rum 30:21)

Prophet Muhammad (peace and blessings be upon him) is the role model for every Muslim in all aspects of life. When you read about the Prophet’s treatment of his wives, you will be amazed by the great level of care, gentleness, love and compassion he showed them. 

More Inspiration | www.LionofAllah.com

(via hijabislookbk)

  • 20th August
    2014
  • 20

Allah knows

when you do something for someone and they’re not grateful

when you get up to pray in the early hours of the morning while the rest of the world is asleep

when you hold your tongue instead of being rude or disrespectful

when you don’t argue with your parents even though you know you’re right

when you do the right thing when no-ones watching

when you make duaa for your enemies instead of hurting them with bad words

when you do the smallest of smallest of good deeds, so small even you’ve forgotten about it.. Allah knows.

And whoever does an atom’s weight of good will see it
(Qur’aan 99:7)

  • 17th August
    2014
  • 17
  • 15th August
    2014
  • 15
  • 7th August
    2014
  • 07
  • 5th August
    2014
  • 05
  • 5th May
    2014
  • 05
  • 3rd May
    2014
  • 03

Ibu Bekerja atau Ibu Rumah Tangga?

Sampai sekarang masih suka galau antara mau kerja kantoran atau nggak. Pertimbangannya sih lebih berat ke anak.

Tapi jujur aja, tiap liat postingan temen-temen perempuan yang ngantor, hal-hal yang terlintas di kepala adalah

'Enak ya punya uang sendiri buat beliin oleh-oleh anak pas pulang kerja'

atau

'Enak ya punya uang sendiri jadi nggak harus bergantung sama suami'

Tapi cuma sebatas itu aja kalau menyangkut uang. Di samping itu sih yang lebih banyak menyangkut anak. Contoh :

'Apa nggak kepikiran anaknya ya di rumah lagi ngapain?'

atau

'Nggak sedih ya nggak liat perkembangan anak, malah si mbaknya yang duluan yang liat kalau anaknya bisa merangkak, bisa jalan, nyanyi-nyanyi'

atau

'Nggak sayang ya nggak liat kelucuan anak?'

atau

'Kalau anaknya sakit gimana rasanya ya?'

atau

'Yakin nggak tuh si mbaknya ngurus dengan baik? Kita aja suka capek ngurus anak sendiri, kalau mbaknya yang cape nanti anaknya diapain dong sama mbaknya?'

Dan masih banyak lagi sih sebenernya, tapi capek keleus kalo tulis semua.

Intinya sih, semua itu pilihan. Mau pilih pekerjaan atau anak. Saya sih pilih anak karena udah tau gimana rasanya ngeliat kelucuan anak sepanjang hari. Yah meskipun punya usaha kecil-kecilan dan untungnya nggak seberapa, yang penting suami mendukung dan sangat membantu . Meskipun terkadang iri melihat temen-temen yang bekerja, tapi saya yakin bahwa pilihan saya untuk merawat anak saya sendiri juga mendatangkan rezeki sendiri.

Suatu waktu saya pernah bercerita pada suami

"Aku iri deh ngeliat temen-temen yang pada ngantor. Rasanya pengen balik ngantor lagi. Tapi kasian kakak, ntar kalo dia kangen Bundanya gimana?"

Lalu suami pun menjawab

"De, kamu tau nggak? Temen-temen kantor ayah justru iri sama kamu. Kamu diem di rumah ngurus anak, punya usaha kecil-kecilan, dapet gaji juga dari suami meskipun nggak seberapa, mereka malah pengen kayak kamu De. Jadi jangan iri sama orang lain, karena ternyata mereka yang iri sama kamu"

Alhamdulillah yah, suami saya meskipun sering konyol tapi terkadang bisa bijak juga :)

Jadi sejak saat itu perasaan iri yang muncul tiap liat ibu bekerja saya pendam, toh Alhamdulillah anak saya sehat, cerdas, dan tidak satupun kelucuannya yang saya lewatkan.

Karena saya merawat sendiri anak saya :)